RI Bangun Ekosistem Baterai EV, Jepang Sampai AS Minat Beli

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan Grounbreaking Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik pada Minggu, (29/06), di Kawasan Artha Industrial Hill, Karawang, Jawa Barat.

Presiden RI Prabowo Subianto baru saja meresmikan peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi yang diklaim terbesar di Asia, hari ini, Minggu (29/6/2025).

Pada sisi hilirnya, yakni proyek pabrik sel baterai yang berlokasi di Artha Industrial Hill (AIH) & Karawang New Industry City (KNIC), Karawang, Jawa Barat, memiliki kapasitas produksi total hingga 15 GWh/tahun yang ditargetkan beroperasi penuh pada tahun 2028 mendatang.

Direktur Utama PT Indonesia Battery Corporation (IBC) Toto Nugroho mengatakan produk sel baterai yang dihasilkan melalui pabrik tersebut sebagiannya akan diekspor ke beberapa negara seperti Jepang, India, China, bahkan Amerika Serikat (AS).

“Ada. Jadi sudah ada beberapa off-taker langsung. Banyak yang ada di Indonesia. Ada juga yang pasar untuk ekspor,” ujarnya di Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/6/2025). “Negaranya ada Jepang, ada India. Ada juga US,” tambahnya.

Meski akan mengirimkan produk sel baterai ke beberapa negara, Toto belum bisa memastikan perusahaan mana yang akan dipasok oleh pihaknya.

Namun, pihaknya memperhitungkan porsi ekspor yang akan dilakukan oleh pihaknya mencapai 30% dari total produksi sel baterai perusahaan. Sisanya, kata Toto, akan dipasok untuk kebutuhan domestik.

“Nanti kita lihat. Kalau kita lihat dengan kondisi yang sekarang, diekspor sekitar 30-an%. Tapi nanti pasti berubah-ubah tahun ke tahun,” bebernya.

“Jadi kita tidak hanya ke satu negara saja, tapi ke berbagai negara juga. Bagusnya untuk baterai EV ini, perkembangan utama itu di Cina, Amerika, sama Eropa. Timur Tengah juga mulai berkembang. Yang ada nikel ya Alhamdulillah Indonesia. Jadi itu yang tugas negara kita untuk bisa meningkatkan,” tandasnya.

Asal tahu saja, proyek ekosistem baterai terintegrasi hulu-hilir tersebut dioperasikan oleh PT Aneka Tambang (Antam), PT Indonesia Battery Corporation (IBC), dan perusahaan asal China yakni Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co. Ltd. (CBL) yang merupakan perusahaan patungan dari CATL, Brunp dan Lygend.

Adapun, total investasi keseluruhan proyek hulu-hilir tersebut mencapai US$ 5,9 miliar setara Rp 96,04 triliun (asumsi kurs Rp 16.278 per US$).

Proyek tersebut terdiri dari total enam usaha patungan (Joint Venture/JV) mulai dari proyek hulu hingga hilir. Detailnya, JV satu hingga tiga merupakan ekosistem baterai di sisi hulu. Sedangkan, JV empat hingga enam merupakan ekosistem baterai di sisi hilir.

Hulu:

JV 1: Proyek pertambangan nikel PT Sumberdaya Arindo (SDA) kapasitas produksi nikel saprolite 7,8 juta wet metric ton (wmt) dan limonite 6 juta wmt, total 13,8 juta wmt dengan porsi kepemilikan saham PT Antam sebesar 51% dan CBL sebesar 49%. Proyek ini sudah mulai berproduksi sejak tahun 2023 lalu.

JV 2: Proyek fasilitas pemurnian dan pemrosesan (smelter nikel) jenis Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) PT Feni Haltim (FHT) kapasitas 88 ribu ton refined nickel alloy per tahun dengan porsi kepemilikan saham CBL 60% dan PT Antam sebesar 40%. Proyek ini ditargetkan berproduksi pada tahun 2027 mendatang.

JV 3: Proyek fasilitas pemurnian dan pemrosesan (smelter nikel) jenis High Pressure Acid Leaching (HPAL) PT Nickel Cobalt Halmahera (HPAL JVCO) kapasitas 55 ribu ton MHP per tahun dengan porsi kepemilikan saham CBL 70% dan PT Antam sebesar 30%. Proyek ini ditargetkan berproduksi pada tahun 2028 mendatang.

Hilir:

JV 4: Proyek material baterai yang akan memproduksi bahan katoda, kobalt sulfat, dan prekursor terner kapasitas 30 ribu ton Li-hydroxide berlokasi di Halmahera Timur, Maluku Utara dengan porsi kepemilikan saham CBL 70% dan PT IBC sebesar 30%. Proyek ini ditargetkan berproduksi pada tahun 2028 mendatang.

JV 5: Proyek sel baterai PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) berlokasi di Artha Industrial Hill (AIH) & Karawang New Industry City (KNIC). Proyek ini terbagi menjadi fase 1 dengan kapasitas 6,9 GWh/tahun dan fase 2 kapasitas 8,1 GWh/tahun, total kapasitas 15 GWh/tahun. Adapun, porsi kepemilikan saham CBL 70% dan PT IBC sebesar 30%. Proyek ini ditargetkan mulai berproduksi pada tahun 2026 mendatang untuk fase 1, dan pada tahun 2028 mendatang untuk fase 2.

JV 6: Proyek daur ulang baterai berlokasi di Halmahera Timur, Maluku Utara kapasitas 20 ribu ton logam/tahun dengan porsi kepemilikan saham CBL 60% dan PT IBC sebesar 40%. Proyek ini ditargetkan tahun 2031 mendatang.

Tarif Trump Pukul Jatuh Industri Otomotif Inggris, Terburuk Sejak 1949

Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato tentang tarif, di Rose Garden di Gedung Putih di Washington, D.C., AS, 2 April 2025. (REUTERS/Leah Millis)

Kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berdampak pada penurunan industri otomotif. Produksi mobil Inggris di bulan Mei 2025 lalu merosot ke level terendah sejak tahun 1949.

Mengutip CNBC International, data terbaru menunjukkan produksi kendaraan di Inggris turun tajam selama lima bulan berturut-turut karena berbagai hambatan termasuk kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump yang menghantam industri otomotif dengan keras.

Data yang diterbitkan oleh Society of Motor Manufacturers and Traders (SMMT) Inggris menunjukkan,  volume produksi mobil baru dan kendaraan komersial di Inggris turun 32,8% menjadi 49.810 unit pada bulan lalu.

“Ini berarti bahwa, tidak termasuk tahun 2020, ketika pabrik-pabrik ditutup selama lockdown Covid-19, produksi kendaraan di Inggris mencapai level terendah sejak 1949 pada bulan Mei,” dikutip Sabtu (28/6/2025).

Ekspor ke Uni Eropa dan AS menjadi dua pasar terbesar Inggris yang mana masing-masing turun 22,5% dan 55,4% bulan lalu.

“Perlambatan dramatis dalam produksi mobil sebagian besar disebabkan oleh pergantian model yang sedang berlangsung, restrukturisasi, dan dampak tarif,” kata SMMT.

Seperti diketahui, pada awal April, Trump menerapkan tarif 25% untuk semua mobil dan suku cadang mobil yang diimpor ke AS. Hal itu sebuah langkah yang mendorong merek-merek mewah Inggris seperti Aston Martin dan Jaguar Land Rover untuk menghentikan sementara pengiriman ke AS.

Namun, pada awal Mei, Trump menandatangani perintah eksekutif untuk mengurangi pungutan yang dibayarkan oleh perusahaan-perusahaan yang berbasis di AS pada mobil-mobil Inggris menjadi 10% untuk 100.000 mobil pertama yang diimpor setiap tahun.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan pada saat itu pengurangan tarif mobil akan menghemat ratusan juta poundsterling per tahun untuk Jaguar Land Rover saja.

Sementara Kepala Eksekutif SMMT Mike Hawes mengatakan, meskipun tahun 2025 telah terbukti menjadi tahun yang sangat menantang bagi produksi otomotif Inggris, ada awal dari beberapa optimisme untuk masa depan.

“Kesepakatan perdagangan yang dikonfirmasi dengan pasar-pasar penting, terutama AS dan hubungan yang lebih positif dengan Uni Eropa, serta strategi pemerintah dalam industri dan perdagangan yang mengakui peran penting sektor ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, akan membantu pemulihan,” ujar Hawes.

Sektor otomotif diakui sebagai ruang mesin perdagangan internasional Inggris. Tahun lalu, misalnya, Inggris mengekspor mobil senilai 9 miliar poundsterling (US$12,36 miliar) ke Amerika Serikat, menyumbang lebih dari 27% dari total ekspor Inggris.

SMMT mencatat, sejauh ini tahun ini, total produksi kendaraan Inggris turun 12,9% dari tahun 2024 menjadi 348.226 unit. Ini berarti total produksi kendaraan telah jatuh ke level terendah sejak 1953.

5 Poin Penting Pertemuan Prabowo dan PM Malaysia Anwar Ibrahim

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menyambut Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dalam sebuah kunjungan resmi yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, (27/6/2025). (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (27/6/2025).

Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, mulai dari percepatan kerja sama bilateral hingga penanganan isu strategis seperti perbatasan dan pembangunan kawasan bersama.

Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi Indonesia, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Investasi Rosan Roeslani, dan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Lantas apa saja poin pentingnya?

Negara Serumpun dan Jalin Kemitraan Strategis

Prabowo mengungkapkan pertemuan antara dirinya dengan PM Anwar salah satunya membahas perihal masalah-masalah bilateral kedua negara, juga masalah regional ASEAN, dan juga masalah global.

“Kita tukar pandangan dan ternyata dalam banyak hal, hampir semua hal pandangan Indonesia dan Malaysia sama,” jelasnya dalam keterangan resmi, Jumat (27/6/2025).

Kedua pemimpin juga bersepakat untuk mempercepat kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari ekonomi, perdagangan, ilmu pengetahuan, pendidikan, hingga kebudayaan. Salah satu isu krusial yang dibahas adalah penyelesaian persoalan perbatasan di mana kedua negara memiliki komitmen kuat untuk menyelesaikan isu tersebut demi memperkuat persahabatan dan kerja sama.

Dukung Kemerdekaan Palestina dan Solusi Damai Konflik Timur Tengah

Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia dan Malaysia memiliki kesamaan pandangan terhadap pentingnya penyelesaian damai di kawasan konflik. Kedua negara juga sepakat untuk mendukung penuh kemerdekaan Palestina.

“Mengenai Palestina, kita tetap mendukung kemerdekaan Palestina. Hanya two-state solution yang bisa mengakhiri pertikaian tersebut. Indonesia dan Malaysia memandang perlu, upaya kolektif global untuk mendorong penyelesaian konflik-konflik secara damai,” ujar Prabowo.

Di lain sisi, PM Malaysia Anwar Ibrahim juga menekankan pentingnya peran ASEAN dan kerja sama bilateral dalam menghadapi berbagai tantangan global. Ia menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Indonesia di kawasan, termasuk dalam menyikapi konflik di Timur Tengah dan Asia Tenggara.

“Dalam menghadapi umpamanya isu-isu tarif dan isu-isu kekangan hubungan antarabangsa, kekuatan kita adalah kekuatan domestik, kekuatan bilateral, dan kekuatan ASEAN. Dan ini kita harus bina dengan semangat yang ada di kalangan pimpinan,” ungkap PM Anwar.

Tuntaskan Isu Perbatasan dan Kolaborasi Kawasan

Isu perbatasan juga menjadi salah satu fokus utama pertemuan kedua negara. RI-Malaysia berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan perbatasan secara damai dan cepat demi memperkuat hubungan bilateral.

“Masalah perbatasan harus diselesaikan secepatnya untuk kepentingan yang lebih besar, yaitu persahabatan dan kerja sama erat,” ujar Prabowo.

Di lain sisi, Anwar mengatakan bahwa penyelesaian isu maritim dan perbatasan akan membuka peluang kolaborasi kawasan yang lebih luas, termasuk dalam kerangka ASEAN.

Solusi untuk Ambalat

Khusus kawasan Ambalat, Indonesia dan Malaysia sepakat menerapkan pendekatan joint development sebagai solusi jangka pendek sambil menunggu penyelesaian hukum.

“Contoh masalah Ambalat, kita sepakat bahwa sambil kita saling menyelesaikan masalah-masalah hukum, kita sudah ingin mulai dengan kerja sama ekonomi yang kita sebut joint development. Apapun yang kita ketemu di laut itu, kita akan bersama-sama mengeksploitasinya,” jelas Prabowo.

Adapun, Anwar mendukung pendekatan ini, menegaskan bahwa kerja sama ekonomi tidak perlu tertunda oleh proses hukum yang panjang.

“Jika menunggu penyelesaian hukum memakan waktu hingga dua dekade, lebih baik kita segera wujudkan kerja sama ekonomi untuk kepentingan rakyat,” kata Anwar.

Maksimalkan Potensi Dagang & Investasi

Selain itu, RI-Malaysia sepakat bahwa potensi perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Malaysia belum tergarap secara optimal. “Potensi investasi dan dagang kita sangat besar, tetapi belum dimaksimalkan. Ini merugikan mengingat eratnya hubungan kita,” ujar Anwar.

Untuk itu, mereka berkomitmen untuk mengambil langkah konkret guna meningkatkan kerja sama ekonomi, termasuk di sektor perdagangan, investasi, pendidikan, dan kebudayaan.

“Kita harus tingkatkan investasi masing-masing negara dengan langkah-langkah yang masuk akal,” tambah Anwar.

Bos OJK Buka Suara Soal BSI Masuk Danantara

BSI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan proses PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) atau BSI lepas dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) ke Badan Pengelola Indonesia (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), tengah berlangsung.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae di samping Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo, selepas Opening Ceremony BSI International Expo di Jakarta International Convention Center, Kamis (26/6/2025).

“Saya kira sudah aman, kan? Memang sesuai rencana saja kan, Pak? Saya kira sedang dalam proses,” kata Dian kepada wartawan.

Terkait skema pengambilalihan oleh Danantara, Dian menyebut ada sejumlah opsi, seperti melalui kepemilikan saham Merah Putih alias Dwiwarna. Meski begitu, ia menyebut detil dari rencana itu akan disampaikan di masa yang akan datang.

Menurut Dian, proses spin off BSI menjadi bank BUMN kelima, dapat rampung pada tahun ini. “Ya, mudah-mudahan [tahun ini]. Nggak ada masalah itu, kan,” tandas Dian.

Pada kesempatan yang sama, Chief of Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir menolak untuk berkomentar dan mengatakan untuk bertanya ke direksi BSI. Terpisah, Anggoro mengatakan manajemen BSI fokus untuk memastikan kinerja BSI tetap solid.

“Jadi mau di bawah siapapun, yang penting kita deliver result aja,” ucap Anggoro.

Sebagai informasi, Anggoro masih dalam proses fit and proper test OJK. Namun, OJK memberikan dia izin untuk memberikan kata sambutan di perhelatan BSI International Expo.

Rugi! Raksasa Otomotif Jepang Mau Tutup Pabrik-PHK 20.000 Pekerja

A self-driving vehicle, based on Nissan Leaf electric vehicle (EV), for Easy Ride service, developed by Nissan and mobile gaming platform operator DeNA Co, is seen during its media preview in Yokohama, Japan, February 21, 2018. Picture taken February 21, 2018.  REUTERS/Toru Hanai

Pabrikan otomotif raksasa Jepang, Nissan Motor Co., diperkirakan akan menghadapi pengawasan ketat dari para pemegang sahamnya dalam rapat umum yang akan datang. Perusahaan yang sedang dilanda krisis ini akan menyajikan rencana pemulihan yang ambisius di tengah catatan kerugian finansial terparah dalam dua dekade terakhir.

Mengutip Reuters, Selasa (24/6/2025), saham perusahaan telah anjlok sekitar 36% selama setahun terakhir dan pembayaran dividen telah ditangguhkan. Nissan melaporkan kerugian bersih sebesar US$4,5 miliar pada tahun fiskal lalu, dan tidak ada jaminan bahwa perusahaan akan kembali mencetak laba tahun ini.

Nissan pun menolak memberikan proyeksi laba tahunan secara penuh, dan memperkirakan akan mengalami kerugian sebesar 200 miliar yen ($1,38 miliar) pada kuartal pertama.

Penurunan penjualan kendaraan secara global, termasuk di pasar penting seperti China dan bahkan di pasar domestik Indonesia, menjadi salah satu pemicu utama.

Untuk mengatasi kemerosotan ini, Nissan telah meluncurkan rencana restrukturisasi besar-besaran yang dikenal sebagai “Re:Nissan”. Rencana ini mencakup langkah-langkah drastis seperti penutupan tujuh lokasi produksi global, termasuk beberapa pabrik di Jepang dan Meksiko.

Selain itu, akan ada rencana pemangkasan sekitar 11.000 hingga 20.000 pekerjaan di seluruh dunia. Bahkan, beredar kabar bahwa kantor pusat global Nissan juga akan dijual sebagai bagian dari upaya efisiensi.

Para pemegang saham diperkirakan akan menyuarakan kekecewaan mereka terhadap kinerja perusahaan dan menuntut akuntabilitas dari manajemen. Rapat ini akan menjadi platform krusial bagi jajaran direksi, termasuk CEO Nissan yang baru, Ivan Espinosa, untuk meyakinkan para investor bahwa strategi yang diusung akan mampu membalikkan keadaan dan mengembalikan profitabilitas perusahaan. 

Di tengah situasi yang sulit ini, Nissan berjanji akan fokus pada pengurangan biaya variabel, meningkatkan efisiensi produksi, dan mempercepat pengembangan kendaraan baru. Mereka juga menargetkan pengurangan waktu pengembangan kendaraan dari 37 bulan menjadi 30 bulan. Selain itu, Nissan berencana untuk lebih agresif dalam ekspansi kendaraan listrik (EV) dan mengembangkan model-model hybrid e-Power untuk mendorong penjualan, terutama di pasar seperti Indonesia di mana penjualan mereka terus menurun.

Seorang analis otomotif terkemuka, Kenji Tanaka, mengatakan bahwa rencana Re:Nissan terdengar menjanjikan di atas kertas, tetapi implementasinya akan menjadi kunci. Menurutnya, Nissan harus menunjukkan hasil nyata dalam waktu singkat untuk memulihkan kepercayaan pasar.

“Tantangan yang dihadapi Nissan tidak hanya datang dari internal, tetapi juga dari persaingan pasar yang semakin ketat, terutama dengan munculnya merek-merek China yang menawarkan harga kompetitif,” tutur Tanaka.

“Pasar global berubah dengan cepat, dan Nissan harus lebih adaptif. Mengandalkan nama besar saja tidak lagi cukup.”

Meski begitu, rencana penutupan pabrik dan PHK mulai ditanggapi dengan ketakutan oleh sejumlah serikat pekerja dan pemerintah daerah. Mereka mengaku sebenarnya memahami situasi, namun masih merasa enggan untuk mendukung rencana ini.

“Ini adalah keputusan yang sangat sulit, tetapi diperlukan untuk masa depan Nissan,” ujar seorang juru bicara perusahaan yang enggan disebutkan namanya.

Kas138

Bukan Nuklir, Senjata Iran Ini Buat AS Ciut Sampai Minta Bantuan China

Kapal tanker minyak melewati Selat Hormuz, 21 Desember 2018. (REUTERS/Hamad I Mohammed/Foto File)

Potensi Perang Dunia 3 meningkat pesat setelah Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke tiga situs nuklir utama Iran. Langkah ini memicu spekulasi luas bahwa Teheran dapat membalas dengan cara yang tak kalah strategis dengan menutup atau mengganggu lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz, jalur vital yang selama ini menjadi titik nadi perdagangan minyak dunia.

Teheran menyatakan bahwa semua opsi akan dipertimbangkan untuk mempertahankan diri.

“Kami tidak akan tinggal diam. Iran akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membela kedaulatannya,” tegas pihak berwenang Iran setelah serangan udara AS.

Melansir Channel News Asia, Senin (23/6/2025), Selat Hormuz, yang terletak di mulut Teluk Persia, adalah jalur pelayaran sempit yang menjadi rute bagi sekitar 25% perdagangan minyak global melalui laut, termasuk pasokan ke China, Eropa, dan kawasan lainnya.

Jika Iran benar-benar menutup akses bagi kapal tanker raksasa yang membawa minyak dan gas dari wilayah itu, harga minyak global diprediksi akan melonjak drastis, sekaligus memicu potensi guncangan ekonomi skala internasional.

Iran memiliki sejarah panjang dalam menggertak dan menyerang kapal-kapal dagang di sekitar wilayah tersebut sebagai bentuk protes terhadap sanksi atau tekanan internasional. Beberapa analis memperkirakan bahwa Teheran tidak perlu secara resmi mengumumkan penutupan, melainkan cukup membuat kondisi di Selat Hormuz terlalu berisiko untuk dilewati, misalnya dengan menggunakan kapal patroli kecil, drone, atau rudal dari daratan.

Lokasi Strategis dan Kerentanan Kapal

Selat Hormuz memiliki panjang sekitar 161 kilometer dengan lebar tersempit hanya 33,8 kilometer, dan jalur pelayaran masing-masing arah hanya 3,2 kilometer. Kedekatannya dengan garis pantai Iran membuat kapal-kapal dagang sangat rentan terhadap serangan rudal atau ranjau laut.

Adapun hampir 20 juta barel minyak mentah dan kondensat per hari dari Arab Saudi, Irak, Kuwait, UEA, dan Iran melewati Selat Hormuz sepanjang tahun 2024.

Jalur ini juga penting bagi distribusi gas alam cair (LNG), terutama dari Qatar, yang menguasai lebih dari seperlima pasokan global.

Respon AS dan Sekutu di Masa Lalu

Ketika ancaman terhadap pelayaran di Selat Hormuz meningkat, Amerika Serikat dan sekutunya telah beberapa kali mengambil tindakan militer.

Misalnya, pada era “Tanker War” (1980-1988), Angkatan Laut AS mengawal kapal-kapal tanker di Teluk Persia. Tahun 2019, AS juga mengirim kapal induk dan pengebom B-52 ke wilayah tersebut, serta membentuk operasi pengamanan maritim bersama 10 negara lainnya yang kini dikenal sebagai International Maritime Security Construct (IMSC).

Namun, fokus pengamanan sejak 2023 bergeser ke Laut Merah selatan dan Selat Bab el-Mandeb karena meningkatnya serangan milisi Houthi yang didukung Iran terhadap pelayaran internasional.

Terbaru, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio meminta bantuan China. Pasalnya China merupakan pelanggan minyak terpenting Iran dan memelihara hubungan persahabatan dengan Republik Islam tersebut.

“Saya mendorong pemerintah China di Beijing untuk menghubungi mereka mengenai hal itu, karena mereka sangat bergantung pada Selat Hormuz untuk minyak mereka,” kata Rubio dalam sebuah wawancara di Fox News.

Ketergantungan Global pada Selat Hormuz

Beberapa negara seperti Arab Saudi dan UEA memang memiliki jalur alternatif untuk mengekspor minyak mereka tanpa harus melewati Selat Hormuz. Namun negara seperti Kuwait, Qatar, Bahrain, dan Irak tidak punya pilihan selain mengandalkan jalur ini.

Bahkan Iran sendiri masih sangat bergantung pada selat tersebut untuk ekspor minyaknya, meski sejak 2021 mereka mengoperasikan terminal baru di pelabuhan Jask.

Iran telah berulang kali menggunakan cara-cara non-konvensional untuk menunjukkan ketidaksenangan terhadap tekanan asing.

Pada April 2024, Iran menyita kapal kargo MSC Aries yang terkait Israel di dekat Selat Hormuz, beberapa jam sebelum meluncurkan serangan drone dan rudal ke Israel. Awak kapal dibebaskan sebulan kemudian.

Pada April 2023, Iran menyita kapal tanker tujuan AS sebagai balasan atas penyitaan kargo minyaknya di Malaysia oleh otoritas AS.

Mei 2022, dua kapal tanker Yunani ditahan selama enam bulan sebagai balasan atas penyitaan kargo minyak Iran oleh otoritas Yunani dan AS.

Namun, Iran belum pernah benar-benar menutup Selat Hormuz. Bahkan ketika menghadapi sanksi berat pada 2011, Iran hanya mengancam tanpa menindaklanjuti.

Kas138

Bayangan Orang Tertinggal Setelah Kena Bom Nuklir, Ini Faktanya

Penampakan Bayangan Manusia saat Bom Hiroshima & Nagasaki

AS dan Israel menyerang Iran karena menduga negara tersebut merancang senjata nuklir. Berdasarkan laporan intelijen Israel, Iran memiliki bahan pembuat bom nuklir dalam jumlah besar.

Terkait hal itu, presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan negaranya tidak berniat mengembangkan senjata nuklir. Akan tetapi tetap mempertahankan hak atas energi dan riset nuklir.

Sebagai informasi, beberapa negara membentuk Treaty on the Prohibition on Nuclear Weapons (TPNW) atau Traktat Pelarangan Senjata Nuklir pada 7 Juli 2017. 

Traktat tersebut berfungsi dalam mengatur pengembangan, kepemilikan, dan penggunaan nuklir bagi negara anggotanya. Indonesia pun turut serta dalam pelucutan senjata nuklir melalui Treaty on the Non-Proliferation of Nuclear Weapons (NPT).

Hanya ada satu perang nuklir yang pernah terjadi, yaitu Perang Dunia Kedua. Kala itu Amerika Serikat (AS) menjatukan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki yang meluluhlantahkan dua kota tersebut. Setelah kejadian tersebut Jepang tidak pernah sama lagi.

Bukan hanya daya hancur bom atom tersebut yang begitu dahsyat. Akan tetapi ledakan meninggalkan radiasi bagi orang-orang yang selamat dan berada di sekitar lokasi. 

Bom atom yang meledak di Hiroshima dan Nagasaki meninggalkan bekas bayangan hitam manusia dan benda seperti sepeda. Bayangan ini tersebar di trotoar dan bangunan setelah kejadian ledakan yang terjadi masing-masing di 6 dan 9 Agustus 1945.

Menurut Dr. Michael Hartshorne, profesor emeritus radiologi di Fakultas Kedokteran Universitas New Mexico, setiap bom yang meledak menyebabkan cahaya dan panas yang kuat menyebar keluar dari titik ledakan. Benda dan orang yang dilewati ledakan tersebut melindungi benda di belakangnya dengan menyerap cahaya dan energi. Sehingga cahaya di sekelilingnya memutihkan beton atau batu di sekitar “bayangan”.

Dengan kata lain, bayangan menakutkan tersebut sebenarnya adalah gambaran trotoar atau bangunan sebelum terjadinya ledakan nuklir. Hanya saja sisa permukaannya telah diputihkan sehingga membuat area yang diwarnai secara rutin tampak seperti bayangan gelap, demikian dikutip dari Live Science, Kamis (25/4/2024).

Didukung oleh Fisi

Energi dahsyat yang dilepaskan selama ledakan atom adalah hasil fisi nuklir. Menurut Atomic Heritage Foundation, fisi terjadi ketika sebuah neutron mengenai inti atom berat, seperti isotop uranium 235 atau

plutonium 239. Selama tumbukan, inti unsur terpecah melepaskan sejumlah besar energi. Tumbukan awal memicu reaksi berantai yang berlanjut hingga semua bahan habis.

“Reaksi berantai terjadi dalam pola pertumbuhan eksponensial yang berlangsung sekitar satu milidetik,” kata Alex Wellerstein, asisten profesor studi sains dan teknologi di Stevens Institute of Technology di New Jersey.

“Reaksi ini membelah sekitar satu triliun atom dalam periode waktu sebelum reaksi berhenti,” lanjutnya.

Senjata atom yang digunakan dalam serangan tahun 1945 berbahan bakar uranium 235 dan plutonium 239 dan melepaskan sejumlah besar panas serta radiasi gamma gelombang pendek.

Energi mengalir sebagai gelombang foton dengan panjang yang bervariasi, termasuk gelombang panjang, seperti gelombang radio, dan gelombang pendek, seperti sinar-X dan sinar gamma.

Di antara gelombang panjang dan gelombang pendek terdapat panjang gelombang yang mengandung energi yang ketika dilihat mata kita berupa warna. Namun, tidak seperti energi dengan gelombang yang lebih panjang, radiasi gamma bersifat merusak bagi tubuh manusia karena dapat menembus pakaian dan kulit, yang menyebabkan ionisasi atau hilangnya elektron yang merusak jaringan dan DNA.

Menurut laporan Real Clear Science, radiasi gamma yang dilepaskan oleh bom atom juga menyebar sebagai energi panas yang bisa mencapai 15.538 derajat Celcius. Ketika energi mengenai suatu objek, seperti sepeda atau orang, energi tersebut akan diserap, melindungi objek yang dilaluinya dan menciptakan efek pemutihan di luar bayangan.

“Faktanya, kemungkinan besar terdapat banyak bayangan pada awalnya, namun sebagian besar bayangan tersebut akan hancur akibat gelombang ledakan dan panas,” kata Hartshorne.

Kas138

Permata Ini Pernah Dianggap Mitos, Kini Bernilai Hampir Rp 1 Miliar

Batu Painite. (Tangkapan Layar Crytal Treasure)

Di dunia permata, ada satu batu yang begitu langka hingga sempat dianggap tak nyata, hanya mitos. Namanya Painite. Selama puluhan tahun, hanya dua kristal yang diketahui keberadaannya. Sisanya, hanyalah desas-desus yang beredar di kalangan kolektor dan gemolog.

Namun, semua berubah setelah tahun 2005. Di kawasan Mogok, Myanmar-yang memang dikenal sebagai ‘surga tersembunyi’ batu permata-retakan geologis mulai memperlihatkan keajaiban. Ratusan specimen Painite ditemukan, meski hanya segelintir yang memenuhi syarat sebagai batu permata berkualitas tinggi.

Painite bukan batu biasa. Ia terbentuk dari senyawa kimia CaZrAl₉O₁₅(BO₃), dan unsur kromium serta vanadium memberinya rona merah-coklat eksotis. Dalam cahaya tertentu, ia menunjukkan pleokroisme-berubah warna dari merah delima ke jingga lembut tergantung sudut pandang. Bentuk kristalnya yang heksagonal membuatnya makin unik.

Painite juga luar biasa dari sisi geologi. Ia hanya bisa terbentuk dalam kondisi ekstrem: di zona transisi antara batuan marmer dan pegmatit boron yang kaya besi. Kombinasi geologis ini sangat langka-dan sejauh ini, hanya ditemukan di satu tempat di dunia: Mogok, Myanmar.

Tak heran, harganya pun mencengangkan. Untuk kualitas permata, Painite bisa dijual di kisaran US$50.000 hingga US$60.000 per karat-setara Rp 811 juta sampai Rp 973 juta (kurs Rp 16.230/US$). Bahkan, beberapa laporan menyebut harga bisa melampaui US$60.000 per karat. Namun, untuk kristal kasar berkualitas rendah, harganya turun drastis: antara US$0,60 hingga US$15 per karat saja.

Bagi para kolektor dan lembaga riset, Painite adalah artefak alam yang langka. Museum ternama seperti British Museum hingga institusi riset seperti Caltech menyimpan batu ini sebagai bagian dari koleksi geologis mereka.

Hingga hari ini, Painite tetap jadi simbol keindahan yang nyaris mustahil. Terlalu berharga untuk dilewatkan, namun terlalu langka untuk mudah dimiliki.

Putin Tak Lagi Sakti? Ekonomi Rusia Sakit, Terancam Resesi

Pesawat jet Su-25 Rusia mengeluarkan asap berwarna bendera negara Rusia saat terbang menuju Museum Sejarah Negara selama latihan untuk parade militer, yang menandai peringatan 80 tahun kemenangan atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia Kedua, di pusat kota Moskow, Rusia, 7 Mei 2025. (REUTERS/Shamil Zhumatov)

Ekonomi Rusia merosot. Hal ini bahkan membuat para pejabat berdebat di depan umum Jumat (20/6/2025).

Mereka riuh soal cara meningkatkan ekonomi. Pasalanya, pertumbuhan kini melambat lebih dari tiga tahun setelah serangannya ke Ukraina.

Sebenarnya, Moskow telah menunjukkan ketahanan ekonomi yang tak terduga pada tahun 2023 dan 2024, meskipun ada sanksi besar-besaran dari Barat, dengan pengeluaran negara yang besar untuk militer yang mendorong ekspansi yang kuat. Namun, para ekonom telah lama memperingatkan bahwa investasi publik yang besar dalam industri pertahanan tidak lagi cukup untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Rusia.

Bisnis dan beberapa tokoh pemerintah pun telah mendesak bank sentral untuk lebih lanjut memangkas suku bunga. Ini diyakini akan efektif untuk merangsang aktivitas.

“Indikator menunjukkan perlunya menurunkan suku bunga,” kata Wakil Perdana Menteri (PM) Alexander Novak di forum ekonomi utama Rusia di Saint Petersburg, dikutip AFP.

“Kita harus beralih dari pendinginan terkendali ke pemanasan ekonomi,” kata Novak, yang mengawasi portofolio energi utama Rusia di pemerintahan.

Ia pun menggambarkan situasi ekonomi saat ini yang dihadapi negara itu sebagai sesuatu yang “menyakitkan”. Seruan untuk lebih banyak pemotongan biaya pinjaman muncul sehari setelah menteri ekonomi Moskow memperingatkan bahwa negara itu “di ambang resesi”.

“Pemotongan suku bunga acuan yang sederhana dan cepat tidak mungkin mengubah banyak hal saat ini, kecuali… peningkatan tingkat harga,” kata kepala departemen kebijakan moneter bank sentral Andrey Gangan.

Sebelumnya, bank sentral menurunkan suku bunga dari level tertinggi dalam dua dekade awal bulan ini, pemangkasan pertamanya sejak September 2022. Bank, yang menurunkan suku bunga dari 21% menjadi 20%, mengatakan pada saat itu bahwa inflasi cepat Rusia mulai terkendali tetapi kebijakan moneter akan “tetap ketat untuk jangka waktu yang lama”.

Bank sentral telah menolak tekanan untuk pemangkasan lebih lanjut, dengan menunjuk inflasi sekitar 10 persen, lebih dari dua kali lipat target empat persennya. Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Rusia melambat menjadi 1,4% tahun-ke-tahun (yoy) pada kuartal pertama (Q1), angka kuartalan terendah dalam dua tahun.