Program ini merupakan bagian dari kolaborasi berkelanjutan antara Google dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yang bertujuan memberdayakan guru di seluruh Indonesia melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Veronica Utami, Country Director Google Indonesia, mengatakan bahwa dalam kurun waktu kurang dari satu tahun sejak peluncuran perdananya pada 2024, Gemini Academy telah menjangkau lebih dari 200 ribu guru di 35 provinsi.
Melalui pelatihan ini, para guru dibekali pemahaman dasar hingga lanjutan tentang AI, termasuk etika penggunaannya dan teknik prompting untuk menghasilkan konten pembelajaran yang relevan dan kreatif
“Kami membekali para pendidik dengan keterampilan untuk memanfaatkan potensi AI di dalam kelas,” ujar Veronica dalam acara Kolaborasi Google, YouTube dan Kemendikdasmen Merayakan Hari Pendidikan Nasional, Rabu (7/5/2025).
Menurutnya, ruang kelas tetap penting dan hubungan guru-murid tidak akan pernah tergantikan.
Tapi dunia luar kelas kini menawarkan peluang belajar yang sangat luas. Teknologi menjadi jembatan penting, dan batasannya hanya rasa ingin tahu serta kecintaan anak-anak terhadap proses belajar.
Veronika juga mengungkapkan hasil survei Google bersama Kantar menunjukkan bahwa 97% guru peserta Gemini Academy 2024 merasa AI membantu mereka sebagai asisten pengajar.
Para guru menjadi lebih percaya diri dalam memanfaatkan AI untuk perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.
“Sehingga harapannya di seluruh Indonesia sebaik-baiknya guru-guru bersama dengan Kementerian Pendidikan Dasar yang akan bisa lebih berdaya bersama dengan Gemini Academy,” tuturnya.
Google berkomitmen memperluas jangkauan program ini dalam tiga tahun ke depan, dengan target memberdayakan ratusan ribu guru tambahan.
Merujuk pada laporan keuangan terbaru dikutip dari keterbukaan informasi BEI, laba emiten milik konglomerat Low Tuck Kwong tersebut per Maret 2025 tercatat sebesar US$ 217,91 juta atau sekitar Rp 3,58 triliun (asumsi kurs Rp 16.445/US$). Sementara setahun sebelumnya, perseroan membukukan laba sebesar US$ 210,64 juta.
Pertumbuhan laba perusahaan ditopang oleh pendapatan perusahaan yang tercatat melonjak.
Dari sisi top line, perusahaan yang menjalankan aktivitas penambangan batu bara ini membukukan pendapatan bersih sebesar US$ 810,15 atau sekitar Rp 13,32 triliun. Capaian ini turun naik 15,73% dari tahun lalu sebesar US$ 769,12 juta.
Perusahaan membukukan kenaikan baik dari pendapatan batu bara maupun non batu bara.
Dalam laporan terbaru, perusahaan menyebut pada tanggal 31 Maret 2025, Grup Bayan memiliki komitmen untuk menjual 222,3 juta metrik ton batu bara kepada beberapa pembeli. Kontrak ini juga termasuk opsi bagi pelanggan untuk tambahan atas pasokan batubara sebesar 146,1 juta metrik ton.
Penjualan batu bara tersebut akan dilakukan selama periode mulai 1 April 2025 sampai dengan tahun 2051.
Dari segi permodalan, per Desember 2024, perusahaan mencatatkan aset sebesar US$ 3,25 miliar, turun 7,67% dari US$3,52 miliar dari posisi akhir tahun lalu. Adapun liabilitas BYAN turun 41% menjadi tersisa US$ 710 juta dari semual mencapai US$ 1,2 miliar akhir tahun lalu. Manajemen mengungkapkan penurunan signifikan liabitas perusahaan terjadi karena perusahaan telah membagikan dividen, melunasi sebagian utang dan peningkatan akrual.
Ekuitas BYAN tercatat meningkat 9,64% menajdi US$ 2,54 miliar naik dari posisi akhir tahun lalu senilai US$2,3 miliar.
Suasana mewah dan penuh semangat menyelimuti acara peluncuran OPPO Find N5 yang digelar di Ciputra Artpreneur Jakarta, Rabu, 30 April 2025. Lebih dari 500 tamu undangan dari berbagai latar belakang hadir untuk menyaksikan langsung kelahiran generasi baru smartphone lipat, mulai dari selebriti, publik figur, content creator, hingga jajaran pebisnis papan atas Tanah Air. Kehadiran OPPO Find N5 sebagai foldable paling tipis di dunia pun menarik perhatian, serta mencerminkan daya tariknya di kalangan tokoh publik dan pemimpin industri.
Peluncuran ini semakin istimewa dengan kehadiran dua sosok inspiratif, sekaligus Brand Ambassador OPPO, yakni Nicholas Saputra dan Najwa Shihab, yang membagikan cerita mereka tentang kecanggihan Find N5. Keduanya menyoroti bagaimana teknologi kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan hanya sebagai alat, tapi juga sebagai partner yang mendukung kreativitas dan produktivitas.
Sejumlah nama besar terlihat hadir dan ikut menyambut kemunculan smartphone lipat book-style tertipis di dunia ini, mulai dari Morgan Oey, Taufik Hidayat, Gading Marten, Ridwan Hanif, Grace Tahir, Elena Bensawan, hingga Indra Djokosoetono dan Giorgio A. Chandra. Turut meramaikan pula para digital creator seperti Inayma, Natasha Lois, Boim Lenno, Siska Anatasia, Vanessa, dan Devin Velerian, yang membagikan momen mereka di media sosial dengan antusias.
Pengalaman dan Pembuktian Langsung di Experience Zone
Bukan sekadar menyaksikan peluncuran, para tamu juga diajak menjajal langsung Find N5 di area Experience Zone yang dirancang interaktif dan imersif. Di sini, pengunjung bisa melihat betapa ramping Find N5 setara dengan paspor, dan cukup ringan hingga bisa mengambang di udara. Ada juga bagian yang memperlihatkan perbandingan bobot Find N5 yang lebih ringan dari apel dan secangkir kopi. Semua itu menunjukkan bagaimana OPPO tak hanya mengejar estetika, tapi juga fungsionalitas.
Tak kalah menarik, ketahanan Find N5 juga diuji secara langsung. Smartphone ini dimasukkan ke dalam akuarium untuk menunjukkan sertifikasi IPX9 anti air, lalu diuji engselnya dengan beban 20 kg berupa gong dan koper, bahkan menahan beban orang dewasa yang duduk di atas ayunan dengan total berat 50kg yang bertumpu pada engsel Find N5. Momen-momen ini sukses mencuri perhatian dan menciptakan banyak konten viral dari para undangan.
Kenalkan Cara Baru Bekerja untuk Para Profesional
Peluncuran ini juga jadi bukti nyata bahwa Find N5 bukan cuma soal gaya, tapi juga soal kemampuan kerja yang mumpuni. Bagi para profesional, OPPO Find N5 bukan hanya sekadar perangkat stylish, tetapi juga alat kerja yang memberikan kemudahan nyata dalam aktivitas harian.
Co-Owner Bluebird Group Indra Priawan, menyebut Find N5 sebagai perangkat yang mampu mendukung produktivitas tanpa batas.
“Saya mengandalkan fitur remote access untuk mengakses Mac dan mengirim file secara langsung dari layar Find N5, serta menggunakan fitur Dual Screen Interpreter saat berkomunikasi lintas bahasa. Find N5 jadi partner seharian tanpa kompromi,” ujarnya dikutip Selasa (6/5/2025).
Senada dengan itu, Grace Tahir, Founder Everest Media, mengapresiasi desain Find N5 yang sangat ringan, compact, dan mudah dibawa ke mana-mana. Menurutnya, kombinasi antara ketahanan air IPX9 dan fitur multitasking menjadikan perangkat ini cocok untuk gaya hidup profesional yang aktif dan dinamis.
Sementara itu, Co-Founder Careso Giorgio A. Chandra, mengandalkan Find N5 sebagai perangkat utama untuk menjalankan berbagai peran. Ia memanfaatkan fitur O+ Connect untuk mengakses file dari PC kapan pun dibutuhkan, serta menjalankan beberapa aplikasi sekaligus dalam satu layar tanpa perlu membawa laptop.
Hal serupa dirasakan oleh Co-CEO MNC Group yang melihat Find N5 sebagai perangkat yang mampu mengikuti ritme kerjanya yang cepat dan padat. Dengan bantuan fitur AI Summary, ia dapat merangkum percakapan penting saat telepon maupun meeting, sementara fitur multitasking dan O+ Connect memastikan semua peran dan tanggung jawabnya bisa dijalankan secara efisien dalam satu perangkat.
Dengan desain super tipis, fitur yang adaptif, dan daya tahan luar biasa, OPPO Find N5 bukan hanya perangkat gaya, tapi juga partner kerja yang sesungguhnya. Find N5 adalah teknologi yang benar-benar bekerja mengikuti ritme hidup penggunanya, ringan, fleksibel, dan siap menemani aktivitas pengguna dari pagi sampai malam.
Penurunan penjualan kendaraan di Indonesia memicu efek domino pada geliat rantai pasoknya yang nilainya mencapai Rp10 triliun. Nilai tersebut mencakup nilai ekonomi di hulu hingga hilir, sebagian besar dari hulu yakni karet, logam dan perangkat elektronik sebesar Rp5,4 triliun. Sementara sisanya, atau sekitar Rp4,6 triliun bersumber dari sektor hilir seperti logistik, perdagangan dan servis.
Seperti diketahui, sepanjang 2024, penjualan mobil dari pabrikan ke diler (wholesales) hanya 865.723 unit. Angka ini jauh lebih kecil dibanding tahun 2023 yang tembus 1.005.802 unit. Artinya ada penurunan sebesar 140.079 unit atau 13,9%
“Tahun lalu ada penurunan penjualan kendaraan bermotor di Indonesia. Hal ini berdampak langsung terhadap backward maupun forward linkage dalam industri otomotif. Ini berdampak terhadap nilai ekonomi sebesar Rp10 triliun,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Selasa (6/5/2025).
Sebagai catatan, penjualan mobil nasional dari pabrikan ke diler (wholesales) bulan Maret 2025 tercatat mencapai 70.892 unit. Angka ini turun 1,99% atau 1.444 unit dibandingkan Februari 2025. Sedangkan penjualan ritel sebanyak 76.582 unit, turun 6,8% dari Maret 2024 berjumlah 82.170.
“Jadi Februari kemarin itu sekitar 70 ribu, sedangkan yang tahun 2024 kira-kira 69,8 ribu. Kita tadinya berharap yang bulan Maret juga akan sama dengan tahun lalu yaitu menyentuh angka 82 ribu unit, tetapi ternyata hanya mencapai 76,6 ribu,” kata Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor Sri Agung Handayani, dikutip Senin (21/4/2025)
Ada beberapa faktor yang membuat penjualan agak seret, terutama di industri otomotif ada pengaruh dari makro ekonomi yang diharapkan naik signifikan tetapi ternyata belum.
Muncul Tantangan Baru
Kebijakan sejumlah merek yang memproduksi kendaraan di dalam negeri menjadi keuntungan bagi industri otomotif nasional. Selain menyerap tenaga kerja, aktivitas pabrikan juga mengindikasikan pabrikan RI bisa bertahan di situasi krisis global.
Hanya saja, Agus menambahkan, saat ini muncul tantangan baru di industri otomotif. Dia pun mewanti-wanti dampaknya terhadap ekspor dan kinerja industri otomotif di Tanah Air.
“Dinamika global yang harus kita cermati yaitu termasuk untuk sektor otomotif. Dan ini tantangan baru, yaitu proteksionisme global,” sebut Agus.
Langkah sejumlah negara yang melakukan proteksionisme terhadap barang impor bisa berpengaruh terhadap produksi kendaraan RI, termasuk kendaraan listrik.
“Tentunya dapat memengaruhi ekspor kendaraan atau ekspor produk-produk otomotif kita, termasuk kendaraan listrik dan NEV (New Energy Vehicle),” pungkasnya.
Popularitasnya kini menyeberangi samudera, dan dalam kejutan diplomatik dagang yang manis, Republik Dominika tiba-tiba muncul sebagai pasar utama baru bagi ekspor daun belimbing Indonesia.
Setelah lima tahun absen dari daftar pembeli, Republik Dominika mendadak mengimpor daun belimbing dari Indonesia senilai US$52.900 dengan volume mencapai 6.000 kilogram pada 2024. Padahal, dari 2019 hingga 2023, catatan ekspor ke negara ini nihil. Lonjakan ini bukan hanya signifikan secara angka, tetapi juga menandai terbukanya jalur ekspor baru yang sebelumnya tidak terpetakan dalam peta dagang rempah dan herbal Tanah Air.
Secara keseluruhan, ekspor daun belimbing Indonesia melonjak tajam pada 2024.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor sebesar US$62.576 dengan volume mencapai 8.769 kilogram. Ini mencerminkan pertumbuhan lebih dari 1.058% dibanding tahun sebelumnya yang hanya mencatat nilai ekspor sebesar US$5.400 dan volume 2.125 kilogram. Lonjakan terbesar dalam enam tahun terakhir ini tentu bukan kebetulan.
Jika ditarik mundur, tren ekspor daun belimbing sejak 2019 menunjukkan pergerakan yang fluktuatif. Nilai ekspor sempat menyentuh US$1.728 pada 2019 dengan volume 568 kilogram, lalu turun ke US$791 pada 2020 dan semakin merosot di 2021 menjadi US$572 dengan volume hanya 152 kilogram. Pemulihan mulai tampak di 2022, dengan nilai ekspor naik ke US$1.512 dan volume 1.177 kilogram. Namun, pencapaian 2024 jauh melampaui semua catatan sebelumnya.
Fenomena ini patut dicermati dalam konteks tren global yang semakin melirik pengobatan herbal dan tanaman fungsional. Negara-negara non-tradisional seperti Republik Dominika mulai menjajaki sumber bahan alami dari Asia Tenggara. Indonesia, sebagai salah satu penghasil tanaman herbal tropis, masuk radar. Daun belimbing, dengan khasiatnya dan ketersediaan melimpah, menjadi komoditas yang menjanjikan.
Ada pula kemungkinan peran diaspora Indonesia, investor herbal, atau perusahaan farmasi setempat yang mulai melakukan uji coba bahan baku asal Indonesia. Dukungan dari Kementerian Perdagangan yang terus menjajaki pasar nontradisional untuk rempah dan tanaman obat juga bisa menjadi katalis dari ekspansi ini. Yang pasti, masuknya Dominika sebagai pembeli terbesar menandai peluang yang tak boleh dilewatkan, apalagi jika mampu dikonsolidasikan menjadi kontrak dagang jangka panjang.
Kini tantangannya adalah menjaga kesinambungan pasokan dan kualitas, sekaligus menggali potensi negara-negara lain di kawasan Karibia dan Amerika Latin. Jika tren ini berlanjut, bukan mustahil daun belimbing Indonesia akan menjadi ikon ekspor herbal baru yang membawa harum nama negeri di pasar global yang selama ini belum tergarap optimal.
Penutupan BPRS Gebu Prima disebabkan perusahaan tidak mampu melakukan penyehatan, meski sudah diberi waktu kepada pemegang saham maupun dewan komisaris dan direksi.
Lebih lanjut, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) juga sudah memastikan simpanan nasabah dapat dibayarkan sesuai dengan ketenyan berlaku. Pihaknya juga sudah menyiapkan proses pembayaran klaim penjaminan simpanan dan pelaksanaan likuidasi.
LPS pun akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas data simpanan dan informasi lainnya untuk menetapkan simpanan yang akan dibayar, rekonsiliasi dan verifikasi dimaksud akan diselesaikan LPS paling lama 90 hari kerja. Dana yang digunakan untuk pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah PT BPRS Gebu Prima bersumber dari dana LPS.
Nasabah dapat melihat status simpanannya di kantor PT BPRS Gebu Prima, atau melalui website LPS (www.lps.go.id) setelah LPS mengumumkan pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah BPR tersebut. Bagi debitur bank, tetap dapat melakukan pembayaran cicilan atau pelunasan pinjaman di kantor PT BPRS Gebu Prima dengan menghubungi Tim Likuidasi LPS.
Sekretaris Lembaga LPS, Jimmy Ardianto mengimbau agar nasabah PT BPRS Gebu Prima tetap tenang dan tidak terpancing atau terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang dapat menghambat proses pembayaran klaim penjaminan dan likuidasi bank. Juga tidak mempercayai pihak-pihak yang mengaku dapat membantu pengurusan pembayaran klaim penjaminan simpanan dengan sejumlah imbalan atau biaya yang dibebankan kepada nasabah.
Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menerangkan banyaknya penutupan itu tidak menunjukan adanya goncangan terhadap sektor keuangan. Malahan itu menunjukan bahwa sistem pengawasan telah berjalan.
“Penutupan BPR bisa menjadi indikasi baik saya kira, bagaimana bekerjanya sistem di Indonesia,” kata Dian.
Dian, yang merupakan anggota Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ex-officio, mengatakan bahwa lembaga itu dapat menyikapi jatuhnya BPR-BPR di berbagai tempat dengan cepat. Sehingga deposan masyarakat aman, dan masalah dapat diselesaikan dengan cepat.
Imbauan LPS
Selanjutnya, penting diketahui oleh nasabah bahwasanya masih banyak BPR/BPRS atau bank umum lainnya yang masih beroperasi, sehingga nasabah pun tidak perlu ragu untuk kembali menyimpan uangnya di perbankan, karena simpanan di semua bank yang beroperasi di Indonesia dijamin oleh LPS.
“Agar simpanan nasabah dijamin LPS, nasabah dihimbau untuk memenuhi syarat 3T LPS. Adapun syarat 3T tersebut adalah Tercatat dalam pembukuan bank, Tingkat bunga simpanan yang diterima nasabah tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, Tidak melakukan tindak pidana yang merugikan bank,” ungkap Jimmy Ardianto, dalam keterangan tertulisnya.
Apabila nasabah membutuhkan informasi lebih lanjut terkait dengan pelaksanaan penjaminan simpanan dan likuidasi PT BPRS Gebu Prima, nasabah dapat menghubungi Pusat Layanan Informasi (Puslinfo) LPS di 021-154.
“Kalau kita lihat faktor ekonomi kita tahun ini juga belum terlalu memungkinkan orang untuk buat ekspansi besar-besaran. Kalau kita lihat secara market ekonomi tahun ini juga dibayang-bayangi oleh kondisi global dengan perang tarif yang sekarang lagi cukup panas, mungkin orang juga jadinya menahan untuk ekspansi, dan itu pasti akan berpengaruh termasuk ke sektor properti,” katanya kepada CNBC Indonesia, Minggu (4/5/2025).
Salah satunya juga mengarah pada pembangunan apartemen, dimana belum ada perbaikan yang terlihat meski udah ada bantuan dari pemerintah. Seperti diketahui, pasar apartemen di Jakarta selama Q1 2025 masih didukung oleh insentif pemerintah yakni pembebasan PPN 100% untuk paruh pertama tahun ini dan 50% di semester ke 2.
Namun, kinerja penjualan tidak mengalami perubahan, karena efek insentif di sektor apartemen tidak terlalu berpengaruh pada penjualan dibandingkan terhadap pasar rumah tapak. Diperkirakan dinamika ini akan berlanjut sepanjang tahun 2025.
“Kalau apartemen kan memang beberapa tahun terakhir ini juga pertumbuhannya biasa-biasa aja lah, belum ada kenaikan yang struktural, jadi ya orang proyek-proyek yang masih jalan ya masih jualan tapi ya begitu aja, jualannya nggak terlalu tinggi-tinggi juga,” sebut Anton.
Para pengembang juga berfokus pada penyelesaian proyek yang ada dan fokus untuk menghabiskan sisa stok lama daripada meluncurkan proyek baru. Dengan fokus pada penyelesaian proyek, selama Q1 ada ada dua pengembangan di Jakarta Selatan yang memulai proses serah terima.
Pengembang perlu inovatif untuk mendukung penjualan, diantaranya mengadopsi skema pembayaran yang lebih fleksibel dan penawaran promosi strategis seperti rencana cicilan yang diperpanjang, jaminan sewa, atau voucher untuk mengisi perabot di unit apartemen dapat membantu mendorong penjualan.
Di kuartal ini, dua proyek apartemen yang terletak di Jakarta Selatan yakni Apple 3 Condovilla dan The Veranda Resort Residence (Jimbaran Tower) telah memulai fase serah terima, sebanyak 708 unit. Dengan penambahan ini, total pasokan apartemen di Jakarta telah meningkat menjadi 230.755 unit (+0,3% QOQ dan +1,7% YOY).
“Sektor office dan retail masih tertekan belum terkendali secara penuh. Efisiensi office space dan retail akan terus berlangsung karena pengusaha sudah terbiasa mengatasi kondisi bekerja melalui rumah (WFH),” kata pengamat property Aleviery Akbar, dikutip Minggu (4/5/2025).
Dalam tiga bulan pertama tahun 2025 memang tercatat adanya sedikit permintaan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024. Namun, mengingat ketidakstabilan situasi ekonomi yang sedang terjadi, peningkatan tersebut tetap terbatas, dan penyerapan ruang kantor diperkirakan masih terus tertekan.
“Di beberapa area Jakarta terutama CBD ada sedikit kenaikan tingkat hunian atau okupansi dibandingkan kuartal sebelumnya,” sebut Aleviery.
Pemilik properti saat ini masih tetap berhati-hati dalam menerapkan kebijakan biaya sewa, terutama untuk gedung perkantoran yang kesulitan mencapai tingkat okupansi. Situasi ekonomi yang tidak pasti akan terus mempengaruhi aktivitas sewa kantor.
Pemilik properti katanya akan terus menerapkan strategi penyewaan yang fleksibel, termasuk biaya sewa yang dapat disesuaikan, jangka waktu kontrak, dan tata letak kantor untuk mengakomodasi bisnis yang menghadapi masa-masa yang tidak pasti. Selain itu, pemilik properti juga akan meningkatkan kualitas gedung dengan mengintegrasikan fitur bangunan hijau. Cara-cara ini dilakukan untuk meningkatkan daya tarik sewa gedung bagi
“Office rental sudah turun sejak covid 2020 jadi landlord sangat berhati-hati untuk menaikkan harga sewanya di samping market yang baru sedikit bangkit diitambah dengan suplai unit dari gedung baru. Untuk kenaikan listrik dan UMR yang naik biasanya landlord akan menaikkan biaya service chargenya, bukan base rental,” ucap Aleviery.
Sebagai catatan, Colliers Indonesia pernah melaporkan pada kuartal III tahun 2024 ada 2 juta meter persegi area perkantoran di Jakarta yang kosong dari total suplai 11 juta meter persegi. Sedangkan selama tahun 2023 ini, Leads Property Services Indonesia melaporkan tingkat kekosongan ruang kantor di Jakarta menyentuh angka 26,8% atau terdapat sekitar 3,1 juta meter persegi (m2).
Saat ini di dalam CBD, pasokan area perkantoran tetap tidak berubah di sekitar 7,38 juta meter persegi. Sementara di luar CBD, pasokannya mencapai sekitar 3,83 juta meter persegi pada Q1 2025. Okupansinya rata-rata di CBD sekitar 74,5%
Ke depan hingga 2028, CBD akan memiliki sekitar 100.000 meter persegi ruang kantor baru. Sementara itu, di luar CBD, ada 7 pembangunan kantor yang diharapkan akan selesai dan akan menambah sekitar 240.000 meter persegi selama 2025-2028
Sejak pandemi Covid-19 pada tahun 2020 hingga kuartal II 2024, rata-rata penyerapan tahunan perkantoran negatif yaitu -54.244 m2. Sedangkan sebelum pandemi Covid-19 yakni tahun 2012-2019 penyerapannya sekitar 327.235 m2 per tahun.
Samsung Galaxy 25 terdiri dari seri Galaxy S25, Galaxy S25 Plus, dan Galaxy S25 Ultra. Setelah dirilis, harga ketiga model tersebut ternyata naik masing-masing Rp 1 juta dibanding seri sebelumnya, Samsung Galaxy S24.
Sedangkan Samsung Galaxy S25 Edge turut diperkenalkan pada ajang Galaxy Unpacked akhir Januari lalu. Kala itu Samsung hanya memberikan teaser penampakannya, tetapi tidak membeberkan detail spesifikasi dan harga jual perangkat tersebut.
Jadwal perilisan resmi dan ketersediaannya juga masih dirahasiakan. Namun, bocoran soal detail Galaxy S25 Edge makin ramai beredar di internet akhir-akhir ini. WinFuture melaporkan Galaxy S25 Edge kemungkinan akan meluncur pada 13 Mei 2025 dalam gelaran Galaxy Unpacked. Kabarnya, harga ponsel ini di kisaran 1.249 euro atau setara Rp 23 jutaan.
Kehadiran Samsung Seri S25 membawa dampak ke harga Seri S24. Harganya kini turun bahkan ada yang Rp 8 jutaan. Berikut rinciannya.
Harga Samsung Galaxy S25 di Indonesia
12 GB / 256 GB: Rp 14.999.000 12 GB / 512 GB: Rp 16.999.000
Harga Samsung Galaxy S25 Plus di Indonesia
12 GB / 256 GB: Rp 17.999.000 12 GB / 512 GB: Rp 19.999.000
Harga Samsung Galaxy S25 Ultra di Indonesia
12 GB / 256 GB: Rp 22.999.000 12 GB / 512 GB: Rp 24.999.000 12 GB / 1TB: Rp 28.999.000
Harga Samsung Galaxy S24 FE
8 GB / 128 GB: Rp 7.999.000 8 GB / 256 GB: Rp 8.999.000
Konklaf adalah pertemuan tertutup yang biasanya merujuk pada rapat rahasia para kardinal Gereja Katolik untuk memilih Paus yang baru. Kata ini berasal dari bahasa Latin “conclavis”, yang berarti “ruang terkunci”.
Paus baru akan dipilih untuk menggantikan Paus Fransiskus.
Dengan kepergiannya, Gereja Katolik memasuki masa sede vacante, periode kekosongan Takhta Suci. Kardinal Kevin Farrell, Camerlengo asal Irlandia, kini memegang kendali administratif Vatikan hingga terpilihnya Paus baru. Konklaf, pertemuan tertutup para kardinal untuk memilih Paus baru, dijadwalkan berlangsung pada 6 Mei 2025 di Gereja Sistina.
Gereja Sistina, atau dalam bahasa Italia Cappella Sistina, terletak di kompleks Istana Apostolik di Kota Vatikan dan merupakan salah satu bangunan paling terkenal di dunia. Dengan seni dan arsitektur yang memukau, gereja ini telah menjadi simbol penting dalam sejarah keagamaan dan budaya dunia.
Dibangun pada akhir abad ke-15, Gereja Sistina tidak hanya memiliki peran besar dalam kehidupan Gereja Katolik, tetapi juga memainkan peran penting dalam sejarah seni Renaissance, berkat lukisan-lukisan besar yang menghiasi dindingnya. Sejarah gereja ini mencakup berbagai tahap, mulai dari pembangunan awal, karya seni monumental, hingga peranannya dalam tradisi dan upacara kepausan.
Pembangunan dan Desain Awal
Gereja Sistina, yang dibangun pada tahun 1473 atas perintah Paus Sixtus IV, awalnya dimaksudkan untuk menggantikan Cappella Magna dan menjadi tempat ibadah utama di kompleks Vatikan. Dirancang oleh Giovanni dei Dolci, kapel ini berbentuk persegi panjang dan berfungsi sebagai pusat liturgi Gereja Katolik.
Gereja ini terkenal karena karya seni monumental di dalamnya, terutama langit-langit karya Michelangelo yang dilukis antara 1508-1512 atas perintah Paus Julius II. Lukisan ini menggambarkan kisah penciptaan dari Kitab Kejadian, termasuk adegan ikonik “Penciptaan Adam.” Kemudian, antara 1536-1541, Michelangelo juga melukis “Penghakiman Terakhir” di dinding altar, menggambarkan Kristus yang menghakimi umat manusia.
Seniman Renaisans lain seperti Botticelli, Perugino, Ghirlandaio, dan Rosselli juga berkontribusi, menggambarkan kisah Musa dan Yesus. Lukisan-lukisan ini memperkuat makna teologis kapel.
Karena kerusakan akibat polusi dan usia, restorasi besar dilakukan pada 1980-an untuk mengembalikan warna dan detail asli lukisan. Kini, Gereja Sistina tetap menjadi ikon seni, budaya, dan spiritualitas dunia Katolik.
Fungsi Religius dan Peran Paus
Sejak awal, Gereja Sistina berfungsi sebagai kapel pribadi Paus, tempat di mana Paus dan pengikutnya dapat melakukan perayaan sakramen, seperti Misa Natal dan Misa Paskah. Meskipun tempat ini khusus untuk Paus, perayaan besar juga dilakukan di sini, yang dihadiri oleh para pejabat gereja dan, kadang-kadang, oleh tamu penting.
Namun, selain perayaan reguler, Gereja Sistina memiliki peran lebih penting dalam sejarah Gereja Katolik sebagai tempat berlangsungnya konklaf kepausan, yaitu pemilihan Paus baru.
Sejak 1878, gereja ini telah menjadi lokasi utama pemilihan Paus, sebuah proses yang dilakukan dengan suara para kardinal untuk memilih pemimpin baru Gereja Katolik. Proses konklaf yang berlangsung diam-diam di dalam gereja ini selalu menarik perhatian dunia.
Hasil pemungutan suara diumumkan melalui cerobong asap lalu asap putih menandakan bahwa Paus baru telah terpilih, sementara asap hitam berarti pemilihan belum menghasilkan keputusan.
Peran Keagamaan dan Simbolisme
Sebagai tempat ibadah utama bagi Paus, Gereja Sistina bukan hanya berfungsi sebagai tempat perayaan sakramen, tetapi juga menjadi simbol dari kekuatan dan kesucian Gereja Katolik. Di sinilah berbagai ritual penting dilakukan, seperti Misa Paskah, Misa Natal, dan Pelepasan Injil. Kapel ini juga menjadi tempat di mana para Paus memberikan berkat kepada umat Katolik seluruh dunia.